Lawan "Raksasa" Belgia, Aljazair Terinspirasi Piala Dunia 1982

Belgia punya materi pemain lebih komplet.

Selasa, 17 Juni 2014, 14:42 WIB
Toto Pribadi
Timnas Belgia
VIVAbola - Selain duel Brasil kontra Meksiko, malam dan dini hari nanti juga akan digelar dua laga yang tak kalah seru di Grup H. Rusia akan bersua wakil Asia, Korea Selatan (Korsel) dan pasukan muda Belgia akan meladeni tantangan Aljazair.

Namun yang paling menarik tentu menyimak perjuangan pasukan muda Belgia yang selama ini sukses menjadi sorotan dunia. Tim besutan Marc Wilmots ini memang dihuni pemain-pemain muda yang telah kenyang dengan kompetisi elit Eropa.

Tak hanya itu, komposisi skuad Belgia juga dianggap komplet mulai dari bawah mistar, hingga barisan depannya. Di bawah mistar, Belgia punya salah satu kiper terbaik pada sosok Thibaut Courtois. Kiper ini jadi tumpuan Atletico Madrid merengkuh gelar La Liga.

Guna mengawal Courtois dengan formasi 4-2-3-1, Belgia juga dipenuhi bek-bek terbaik. Vincent Kompany (Manchester City) dan Thomas Vermaelen (Arsenal) akan menjadi palang pintu pertahanan Belgia. Keduanya akan ditopang Jan Vertonghen (Tottenham Hotspur) dan Toby Alderweired (Atletico Madrid) di kedua sisi.

Di lini tengah, Belgia juga punya segudang pemain muda yang telah dianggap matang berlaga di kompetisi elit Eropa. Axel Witsel yang kini menjadi pilar Zenit St Petersburg akan bahu membahu bersama Marouane Fellaini (Manchester United) sebagai gelandang jangkar. 

Selain sebagai tembok pertahanan pertama, Witsel dan Fellaini juga akan bertugas mengalirkan bola ke depan. Trio Kevin De Bruyne (Wolfsburg), Eden Hazard (Chelsea) dan Kevin Mirallas (Everton) akan menjadi motor serangan. Sedangkan ujung tombak akan ditempati Romelu Lukaku (Everton).

Belgia juga punya pemain-pemain cadangan yang tak kalah mumpuni. Tengok saja pelapis Courtois di bawah mistar. Belgia masih punya kiper Liverpool, Simon Mignolet. Di sektor pertahanan, mereka masih memiliki Daniel Van Buyten yang kini memperkuat Bayern Munich. 

Di tengah, tim berjuluk Red Devils ini masih memiliki beberapa nama kondang macam Mousa Dembele (Tottenham Hotspur), Adnan Januzaj (Manchester United), Nacer Chadli (Tottenham Hotspur). Sedangkan di barisan depan masih ada sosok Dries Mertens yang mampu menjadi pilar di Napoli. 

Melihat komposisi tersebut, tentu sangat beralasan jika Belgia begitu dominan sejak babak kualifikasi Piala Dunia 2014 digelar. Tergabung di Grup A bersama Kroasia, Serbia, Skotlandia, Wales dan Macedonia, Hazard dan kawan-kawan tak pernah merasakan kekalahan. 

Belgia tampil sebagai juara grup dan lolos ke Brasil berkat delapan kemenangan dan dua hasil imbang. Meski harus kehilangan striker andalannya, Christian Benteke, namun kekuatan Belgia tetap pantas menjadi momok bagi lawan. 

Terinspirasi Piala Dunia 1982

Belgia boleh diunggulkan akan memenangkan laga ini. Tapi Aljazair tentu tak akan dengan mudah menyerah. Tim besutan Vahid Halilhodzic ini juga punya cita-cita mengulangi kesuksesan mereka membuat kejutan di laga pembuka Piala Dunia 1982.

Di Piala Dunia Spanyol itu, tak ada yang menyangka jika Aljazair akan memenangkan laga melawan Jerman Barat di laga pembuka Grup 2. Maklum, saat itu Jerman diperkuat pemain-pemain bintang macam Karl-Heinz Rummenigge dan Felix Magath.

Namun di Stadion El Molinon, Gijon tersebut, Aljazair membuat dunia terkejut setelah sukses memenangkan laga dengan skor 2-1. Aljazair berhasil membuka keunggulan lewat gol Rabah Madjer. Sempat disamakan Rummenigge, Aljazair akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Lakhdar Belloumi.

Kemenangan bersejarah ini yang akan coba diulangi Aljazair saat bersua Belgia di Stadion Mineriao, Belo Horizonte, malam nanti. Dan Aljazair punya sederet pemain yang dapat menghadirkan kejutan bagi Belgia. 

Dengan formasi 4-2-3-1, pelatih Aljazair akan menempatkan kiper CSKA Sofia, Rais M'Bolhi di bawah mistar. M'Bolhi akan dikawal kuartet pertahanan yang akan diisi Faouzi Gholam (Napoli), Madjid Bougherra (Lekhwiya), Essaid Belkalem (Watford) dan Aissa Mandi (Reims).

Gelandang Udinese, Hassan Yebda akan bahu membahu bersama gelandang Inter Milan, Saphir Taider sebagai gelandang jangkar. Sedangkan trio El Arbi Hillel Soudani (Dinamo Zagreb), Yacine Brahimi (Granada), dan Sofiane Feghouli (Valencia) akan menjadi motor serangan Aljazair. Sebagai striker tunggal, Aljazair akan bertumpu pada Islam Slimani yang telah matang di klub Portugal, Sporting Lisbon.

Di atas kertas, Belgia memang lebih diunggulkan dengan materi pemain yang jauh lebih baik dari Aljazair. Namun Aljazair punya potensi untuk kembali membuat kejutan di laga pembuka Piala Dunia 2014. 

Dari sederet pemain yang dimiliki Aljazair, nama Feghouli memang paling pantas mendapat perhatian lebih dari pertahanan Belgia. Cepat, gesit dan hobi melakukan tusukan dari sisi kanan menjadi gaya permainan pemain 24 tahun ini. 

Pemain yang sempat memperkuat tim junior Prancis ini memang akan menjadi tumpuan Aljazair. Tugas yang sebenarnya telah sukses ia emban dengan mengantarkan Aljazair ke putaran final Piala Dunia Brasil kali ini. 

Yang jelas, jika Belgia memburu kemenangan besar, hasil imbang tentu lebih realistis bagi Aljazair. (umi)
© VIVAbola
Rating
KOMENTAR ANDA
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar.