Peluang Messi Lewati Rekor Gol Ronaldo di Piala Dunia

Argentina akan bertemu Iran, Sabtu, 21 Juni 2014.

Sabtu, 21 Juni 2014, 11:13 WIB
Luzman Rifqi Karami
Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi, usai cetak gol

VIVAbola - Kesempatan untuk unjuk gigi didapatkan striker Argentina, Lionel Messi dalam laga kedua penyisihan grup F Piala Dunia 2014. Albiceleste akan menghadapi Iran di Estádio Mineirão, Belo Horizonte, Sabtu 21 Juni 2014.

Ini menjadi kesempatan Messi untuk menambah pundi-pundi golnya di Piala Dunia, melewati rekor gol bintang Portugal yang terus menjadi pesaing, Cristiano Ronaldo.

Saat ini, Messi dan Ronaldo telah membukukan 2 gol di Piala Dunia. Messi mengakhiri paceklik golnya di Piala Dunia dalam laga melawan Bosnia-Herzegovina pada 16 Juni lalu.

Bintang Barcelona ini mencetak gol kedua Albiceleste pada menit 65. Gol pertama pemain 26 tahun ini terjadi delapan tahun lalu, ketika melawan Serbia di Piala Dunia 2006. Ketika itu Messi masih mengenakan nomor punggung 19.

Gol pertama Argentina ke gawang Bosnia juga berawal dari pergerakan Messi. Tendangan bebas Messi sempat mengenai kepala Marcos Rojo. Bola justru bergulir ke kaki Kolasinac dan berbuah gol bunuh diri.

Meski menang, Argentina begitu kewalahan menghadapi permainan Bosnia. Terbukti, negara pecahan Yugoslavia sanggup menciptakan 7 tendangan ke arah gawang, sedangkan Argentina hanya 4. Pressing-pressing ketat yang dilakukan para pemain Bosnia sukses membuat permainan Argentina tidak stabil. Messi berharap permainan Argentina bisa membaik.

"Kami memberikan ruang kepada Bosnia untuk menguasai bola. Itu mengapa kami kesulitan untuk menciptakan peluang. Kami masih bisa tampil lebih baik. Terpenting, kami harus lebih tenang untuk menggapai mimpi meraih gelar juara," kata La Pulga seperti dilansir Mundo Deportivo.

Legenda Argentina, Diego Maradona bahkan meragukan peluang Argentina untuk menjadi juara Piala Dunia. Menurutnya, penampilan tim besutan Alejandro Sabella masih jauh dari yang diharapkan.

"Argentina yang kita lihat saat melawan Bosnia bukanlah yang bisa juara. Saya ingin mengatakan sesuatu yang berbeda," kata Maradona pada Tyc Sports.

"Tim nasional Argentina punya potensi, namun sama halnya dengan Brasil, Jerman, dan Belanda. Messi bisa membantu namun dia tak bisa memenangkan setiap pertandingan seorang diri," tegasnya.

Iran Sasaran Empuk
Kebetulan, Argentina akan menghadapi lawan yang di atas kertas tidak terlalu berat. Tim besutan Alejandro Sabella akan menghadapi wakil Asia, Iran yang di laga perdana hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Nigeria.

Argentina kini menguasai klasemen grup F dengan 3 poin, diikuti Iran dan Nigeria yang sama-sama mengumpulkan 1 poin. Itu artinya, kemenangan atas Iran bisa mengantarkan Albiceleste ke babak 16 besar.

Sayangnya, sempat muncul isu buruk jelang pertandingan krusial tersebut.  Messi dikabarkan ikut campur dalam pemilihan formasi hingga penentuan pemain yang bakal jadi starter.

Isu ini mencuat setelah pelatih Argentina, Alejandro Sabella, kembali menggunakan formasi 4-3-3 saat melawan Bosnia-Herzegovina di babak kedua. Padahal, di babak I Sabella sempat menggunakan formasi 5-3-2. Beruntung, kabar ini langsung dibantah Javier Mascherano.

"Saya sangat tahu Messi. Dia tidak punya kuasa untuk menambah atau menggantikan seorang pemain. Dan dia orang yang tak pernah pilih-pilih teman bermain," kata Mascherano kepada Ole.

"Messi tidak seperti itu bahkan ia tak punya pikiran seperti itu. Semua ini murni keputusan pelatih. Dan Messi sangat menghormati Sabella," lanjut Mascherano.

Ronaldo Enggan Mengalah
Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo tentu saja enggan mengalah begitu saja dengan Messi. Peraih Ballon d'Or 2013 ini akan tampil mati-matian saat Seleccao das Quinas menghadapi Amerika Serikat di Arena da Amazônia, Manaus, 22 Juni 2014.

Sebelumnya, sempat beredar kabar CR7 berada dalam kondisi kurang fit dan harus absen saat melawan AS. Namun, kabar ini lansung dibantah rekan setimnya, Miguel Veloso.

"Saya bukan seorang dokter, tapi dari apa yang saya lihat, Cristiano Ronaldo dalam keadaan baik-baik saja," kata Veloso dilansir Soccerway. "Dia berlatih, dia melompat, dan melakukan tembakan seperti biasanya," lanjutnya.

Di laga perdana, Ronaldo tampil kurang maksimal. Perolehan gol bintang Real Madrid ini belum beranjak dari angka 2 setelah Portugal dipermak Jerman 0-4. Tentunya, di laga kedua nanti, Ronaldo siap menunjukkan kemampuan terbaknya.

Lihat berita menarik lainnya dengan mengklik tautan ini.

© VIVAbola
Rating
KOMENTAR ANDA
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar.