Belgia, Kerikil Tajam Bagi Ambisi Argentina

Belgia sedang memiliki generasi emas.

Sabtu, 5 Juli 2014, 05:34 WIB
Zaky Al-Yamani
Bintang Argentina, Lionel Messi
VIVAbola - Duel krusial akan tercipta, akhir pekan ini, Sabtu 5 Juli 2014. Argentina akan ditantang "kuda hitam" Belgia di babak perempatfinal Piala Dunia 2014 di Estadio Nacional Mane Garrincha, Brasilia, (23.00 WIB).

Sempat tidak diunggulkan dan tampil meragukan di awal kompetisi, Argentina justru mampu membuktikan layak menjadi kandidat juara. Hal ini tak terlepas dari keberhasilan Tim Tango menembus babak 8 besar.

Namun, di saat bersamaan, ujian berat menghadang ambisi Lionel Messi dan kawan-kawan. Belgia yang sedang berada di era keemasan juga tidak mau sekedar lewat di turnamen ini. Apalagi, mereka sudah melangkah sejauh ini.

Pencapaian tim berjuluk Setan Merah ini sebenarnya bukan sebuah kejutan. Eden Hazard cs memang sebelumnya digadang-gadang menjadi kuda hitam di ajang ini, menyusul kelengkapan skuad mereka lini per lini.

Argentina Masih Berharap Tuah Messi
Lionel Messi (kiri), Angel di Maria, dan Gonzalo Higuain
Banyak yang menganggap sukses Argentina melangkah hingga perempatfinal berkat performa Messi yang sedang meningkat. Terbukti, Messi selalu terpilih menjadi pemain terbaik di empat laga Argentina sejauh ini.

Di laga 16 besar, Messi menjadi inspirasi gol kemenangan Argentina atas Swiss. Setelah melewati satu pemain, bola disodorkan ke Angel Di Maria yang sukses mencetak gol di menit akhir babak tambahan.

Banyak yang mengkritik ketergantungan Argentina terhadap sosok Messi. Salah satunya datang dari sang legenda Diego Maradona. Menurutnya, Messi tak mendapat cukup banyak dukungan dari rekan setimnya.

Alhasil, Messi menurutnya harus bekerja seorang diri di lini depan. "Saya pikir kami masih belum mulai bermain dengan baik. Di lini depan, masih tidak terlalu banyak pergerakan dan kecepatan yang terlihat."

"Anak itu (Messi) benar-benar kesepian," kata Maradona kepada De Zurda.

Namun, rekan setim Messi, Pablo Zabaleta, menilai ketergantungan Argentina terhadap Messi dianggap bukan sebuah kesalahan. Zabaleta juga menegaskan semua pemain Argentina selalu mendukung permainan Messi.

"Kami tahu dia adalah pemain utama kami, kapten kami, pemain terbaik di dunia. Tim ini bermain untuknya karena kami tahu pentingnya Messi untuk tim ini. Kami begitu beruntung punya Messi di Argentina," ujarnya dilansir El Mundo.

"(Trofi Man of the Match) adalah yang kami harapkan darinya. Pemain terbaik dunia selalu membuat perbedaan di setiap pertandingan. Apalagi, kalau Anda melihat dia menikmati setiap saatnya di Piala Dunia," lanjutnya.

Zabaleta pun berharap Messi akan kembali menjadi pemain kunci saat melawan Belgia nanti. "Setiap kali kami merebut bola, kami coba berikan bola padanya karena dia pemain terbaik di tim kami. Dia juga akan mencetak gol."

"Messi adalah satu dari banyak pemain terbaik di dunia selama beberapa tahun. Kami selalu mengharapkan banyak hal dari mereka, seperti Maradona beberapa tahun lalu," imbuhnya.

Tekad Generasi Emas Belgia

Belgia Melaju dengan Torehan Sempurna
Walaupun timnya tak diunggulkan di laga nanti, Pelatih Belgia, Marc Wilmots, yakin timnya bisa mengalahkan Argentina dan melaju ke semifinal. Wilmots mengaku sudah mengantongi kelemahan di dalam skuad Argentina.

"Argentina punya banyak pemain bagus. Tapi, tidak ada keseimbangan di dalam tim. Kami ingin ke semifinal. Dan saya yakin kami bisa melakukannya," kata pelatih berusia 45 tahun itu seperti dilansir De Standard.

"Melawan Argentina, kami memang bukan favorit. Tapi, kami bisa melewati mereka. Siapa yang kuat secara mental akan memenangkan pertandingan," sambung dia.

Wilmots tak memungkiri Lionel Messi sejauh ini menjadi sosok sentral Argentina. Bukan hanya sebagai mesin gol utama, Messi juga menjadi otak serangan dalam 4 laga terakhir Albiceleste. Inilah yang dia waspadai.

"Terlalu riskan untuk memberikan Messi ruang gerak. Kami akan bermain kolektif dan menutup ruang yang ada. Kemudian, serangan balik akan menjadi senjata utama," ucap Wilmots.

Argentina dan Belgia sudah bertemu sebanyak 4 kali di level internasional. Tidak ada hasil seri yang dihasilkan dari seluruh pertemuan mereka. Sejauh ini, Argentina masih dominan atas Belgia. Mereka menang di 3 kesempatan.

Sangat Mengenal Messi

Kiper Belgia, Thibaut Courtois mengatakan, sudah amat mengenal Messi, sehingga tahu apa yang akan dilakukan pemain berjuluk La Pulga tersebut. Keduanya memang sering berduel di tingkat klub.

Seperti diketahui, Courtois sejak dua musim lalu membela klub La Liga, Atletico Madrid, begitu pun Messi yang memperkuat raksasa La Liga lainnya, Barcelona. Pada musim lalu, Atletico dan Barca harus enam kali saling berhadapan.

Ketika melawan Messi musim lalu, Courtois punya catatan bagus. Dari enam pertemuan, gawang Courtois tak sekalipun bisa dibobol oleh Messi. Dan kiper berusia 22 tahun ini pun berhasrat melanjutkan catatan gemilangnya itu kala Belgia bertemu Argentina nanti.

"Saya kenal dia (Messi) dengan baik dari pertandingan Atletico melawan Barcelona. Hal yang bagus adalah saya tidak harus menonton video dari dia, karena saya mengenal dia begitu baik,” katanya.

"Setelah dia menemukan cara untuk menembak, dia akan segera menembak, sehingga satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan sebagai seorang kiper adalah berkonsentrasi sepanjang waktu,” paparnya.

"Anda tidak bisa memikirkan hal lain untuk satu detik pun, karena pada saat itu dia akan mencetak gol,” ujar dia. (one)

Lihat artikel menarik lainnya di tautan ini. © VIVAbola
Rating
KOMENTAR ANDA
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar.